Wisata Keren

User Online : 2







Sponsor

17
Jan

Madame Tussauds, Suvarnabhumi Airport, Bangkok - Surabaya #Last Day

Fri 17 Jan 2014, 18:54pm

0

    Hari terakhir di Bangkok. Pesawat yang saya book baru akan membawa kembali ke Surabaya Pk. 17.35. Masih cukup banyak waktu untuk meluangkan jalan-jalan di seputar pusat kota Bangkok sambil berburu oleh-oleh. Selesai berkemas saya menggunakan BTS dari stasiun Phloen Chit dan turun 2 stop di Stasiun Siam. Turun dari Stasiun Siam, kami langsung menyasar Mall Siam Paragon. Jalan-jalan di mall semacam Siam Paragon atau Central World, akan sangat menarik, karena banyak toko-toko maupun mallnya sendiri kalau bersolek cantik sekali. Seperti yang saya temui, ada hiasan ring lengkap dengan peralatan Thai boxing namun sarung tinjunya dalam ukuran besar. Kemudian menemukan sekumpulan pajangan Teddy Bear, dan banyak lagi yang keren-keren.

 

Thai Boxing Junior

 

Beruang Teddy

 

    Dari Mall Siam Paragon, kami bergeser ke tetangganya, Siam Discovery, tepatnya naik lift menuju lantai 6, Madame Tussauds berada. Siapa yang belum tahu obyek wisata yang satu ini? Ini merupakan museum patung lilin yang sangat melegenda dan terkenal sejak 200 tahun lalu. Kalo ingin tahu sejarahnya lebih lanjut silahkan buka saja situsnya. Intinya tempat ini memamerkan orang-orang terkenal yang dibuat replikanya dalam bentuk patung lilin dengan skala 1 : 1. Untuk Bangkok, Madame Tussaud dibuka sejak tahun 2010, merupakan museum ketiga di Asia setelah keberadaannya di Hongkong dan Shanghai.

 

Madame Tussauds Bangkok

 

    Seperti Madame Tussauds pada umumnya, ketika masuk di dalamnya, kita akan melihat patung-patung lilin berdasarkan pengelompokan: History, Sport, Leaders, Art and Science, Film, Music, TV. Berhubung sudah pernah masuk Madame Tussauds yang di Hongkong, ketika disini saya tidak masuk lagi jadi cukup mencicipi samplenya aja . Tapi bagi yang belum pernah masuk apalagi suka narsis, saya anjurkan masuk aja karena bagus.

 

Papa Tom Cruise

 

    Jam Operasional Madam Tussauds Bangkok, Pk. 10.00 - 21.00 setiap hari. Harga tiket resminya THB850 dan Anak-anak THB650,  manfaatkan Early Bird Ticket, untuk mendapatkan diskon hingga 50%, dengan syarat harus sudah berada dan masuk sebelum Pk. 12.00 siang, cek di situs resminya. Selain promo itu, kalau mau datang kapan saja (fleksibel), bisa melakukan booking tiket murahnya disini. Setelah puas melihat-lihat Siam Discovery beserta gedung bioskopnya yang megah, kami kembali berjalan menuju Mall Central World. Central World merupakan pusat perbelanjaan terbesar ke enam di dunia. Bangunan yang didirikan dan dibuka tahun 2001 ini, berisi toko-toko berkelas.

 

Arena Ice Skating di dalam Central World

 

    Ada 2 altar di halaman depan Central World. Terlihat banyak sekali orang-orang Hindu melakukan sembayang di depan altar tersebut. 1 Altar berisi patung Trimurti, sedang 1 altar lagi berisi patung Ganesha (gajah). Sekali lagi berhati-hatilah jika melihat-lihat di pelataran ini, jangan sampai kena SCAM seperti yang sudah saya ulas di blog hari ke-6.

 

Altar Trimurti dan Ganesha

 

    Keluar dari Central World, terus bergeser menuju Platinum Mall lagi, untuk makan siang sekaligus mencari kaos buat oleh-oleh. Seperti hari sebelumnya, di Pratunam kami makan di food courtnya. Di pertokoan Platinum Mall ini tersedia juga timbangan berbayar THB 1, lumayan buat nimbang kopor supaya bisa masuk kabin pesawat.

 

Timbangan Barang Self Service

 

    Setelah mendapatkan oleh-oleh berupa kaos, kami melanjutkan perjalanan jalan kaki seperti waku datang, menyusuri Pratunam dan Hotel Baiyoke Sky, dan tiba di Stasiun Ratchaprarop. Di stasiun ini kami mendapat kejutan, waktu membeli token untuk naik Air Railink yang menuju Airport Suvarnabhumi, seorang petugas tiba-tiba menghampiri. Dengan ramahnya Ibu petugas ini mengatakan bahwa hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun Ratu Sirikit (Ratu Thailand - 12 Agustus), jadi Air Railink menggratiskan biaya token untuk penumpang wanita. Puji Tuhan, kirain mau ditangkep gara-gara jeprat jepret gak taunya malahan dapat gratisan hehehe, lumayan bisa ngirit THB 40, sayang anak saya yang perempuan tetep bayar hahaha..., kok nggak gratis sisan ? kata petugasnya hanya Ibu-ibu aja yg gratis.

 

Akhirnya cukup beli 3 token aja

 

Rute ARL untuk kepulangan

 

    Tiket untuk naik Airport Rail Link ini berbentuk koin token dan berbeda dengan kartu BTS atau MRT. Setelah token ditangan, selanjutnya menuju platform untuk menunggu kedatangan keretanya. Jangan kuatir keliru, untuk SA City Line keretanya berwarna biru, lagian yang warna merah hanya stop di St. Phaya Thai dan Airport saja.

 

SA City Line

 

    Butuh waktu sekitar 27 menit dari Stasiun Ratchaprarop menuju Bandara Suvarnabhumi dan kereta ini wira-wiri setiap 15 menit, beroperasi dari Pk. 06.00-24.00. Setiba di bandara kita tinggal berjalan lurus saja dan naik ke lantai 4, bagian Departure. Setiba di area departure, ternyata besar sekali areanya maklum Suvarnabhumi merupakan bandara kelas Internasional, pembagian konter maskapainya dari lajur A-Z. Pastikan setidaknya min. 2 jam sudah tiba di bandara untuk menghindari antrian panjang check-in bagasi.

 

Posisi Dek Observasi

 

    Di bandara Suvarnabhumi ini terdapat fasilitas yang namanya Observation Deck. Satu hal yang menarik sebelum say bye..bye buat Bangkok, dari deck itu kita bisa melihat-lihat suasana dalam bandara maupun pesawat lalu lalang landing dan take-off. Untuk menuju kesini, naik aja ke lantai paling atas dari area utama departure. Jangan lupa pula jika punya belanjaan dan menginginkan pengembalian pajak belanjaan, bisa menghampiri konter VAT Refunds.

 

Koridor menuju Dek Observasi atau bisa juga naik lift

 

Suasana area departure dari dek observasi

 

Nonton Bareng

 

    Kalo sudah mau pulang, serasa jarum jam tangan muternya lebih cepet dari biasanya, setelah puas menikmati dek observasi, kami semua menuju Pintu Keberangkatan, Tok Paspor dan menunggu masuk pesawat di Ruang boarding.

    Semoga tulisan jurnal perjalanansaya yang panjang ini bisa jadi panduan jalan-jalan nyaman di Pattaya dan Bangkok. Sekian dan salam travelicious.

 

Sampai jumpa di perjalanan berikutnya



Belum ada komentar untuk blog ini.

Ninggalin Jejak





 (opsi : Isikan link web-mu jika ada)



     Ikuti jejak komentar via email (Subscribe)

Kode Sekuriti